COVID-19 Berlalu, Peluang Karier Perhotelan di New Normal Terbuka

COVID-19 Berlalu, Peluang Karier Perhotelan di New Normal Terbuka

Pelatihan Perhotelan – General Manager of Business Development & Marketing Communication Department Santika Indonesia Hotels & Resorts L. Sudarsana mengungkapkan bahwa pandemi COVID-19 telah menciptakan situasi penuh ketidakpastian di beragam sektor bisnis, termasuk perhotelan. Meskipun demikian, para pencari kerja harus tetap optimis dan kreatif menghadapinya karena ‘badai pasti akan berlalu’.

“Kita harus mampu menyiasati dengan ide-ide dan creativity. Tentu, (kreativitas) dikombinasikan dengan ilmu-ilmu dari kampus,” ujar Sudarsana, dalam keterangannya, Kamis (2/7/2020).

Hal itu ia sampaikan pada webinar Kognisi bertajuk “Bagaimana Peluang Karir di Industri Perhotelan Era New Normal?”. Sudarsana pun mencontohkan angkatan pencari kerja khususnya dengan spesifikasi perhotelan dapat membuat bisnis makanan ataupun mencari mentor untuk mengasah kemampuan.

Terkait roda bisnis perhotelan saat pandemi ini, Sudarsana mengaku awalnya Hotel Santika sempat menutup hampir 80% hotelnya sekitar Mei lalu. Namun, ia mengungkapkan roda bisnis kembali bergerak naik setelah memasuki bulan Juni. Saat ini, Sudarsana mengatakan Hotel Santika sudah mulai kembali beroperasi di era new normal dengan menerapkan beragam protokol pencegahan COVID-19.

Senada dengan hal itu, Sekretaris Program Studi D3 Perhotelan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Adestya Ayu Armielia mengatakan para pencari kerja dapat menggali potensi dirinya saat di rumah. Karena kompetisi akan semakin ketat di industri perhotelan, Adestya menyarankan salah satu cara untuk bersaing adalah dengan meningkatkan keterampilan berbahasa terutama untuk mahasiswa perhotelan.

“Walaupun passion ini sebenarnya sambil jalan, nanti akan ketemu sendiri. Tapi, coba kalian lebih gali lagi dan kalian bisa coba praktik lebih intens lagi gitu. Supaya kalian waktu cari kerja pun bisa boost up atau show off,” ujar Adestya.

Di sisi lain, untuk menciptakan lulusan yang dapat beradaptasi di masa COVID-19, Adestya menjelaskan D3 Perhotelan UMN telah menciptakan beragam strategi. Beberapa di antaranya seperti memperbanyak bimbingan akademik maupun merevisi konten mata kuliah.

Namun, untuk sementara ia mengungkapkan sistem perkuliahan tetap akan berlangsung secara daring. Meski demikian, tim gugus tugas COVID-19 di UMN tetap mengantisipasi dan menyiapkan protokol kesehatan di kampus.

“Online (perkuliahan) satu-satunya pilihan saat ini buat akademisi untuk memastikan bahwa perkuliahan harus tetap berjalan. Tidak boleh ada yang berhenti,” ujarnya.

Semoga ini dapat menjadi awal peluang karier perhotelan di era new normal ya, Sahabat UMN!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


4 − = three