Industri Perhotelan dan Penerbangan Butuh Waktu 2 Tahun untuk Kembali Normal

Industri Perhotelan dan Penerbangan Butuh Waktu 2 Tahun untuk Kembali Normal

Pelatihan Perhotelan –¬†Indonesia telah mulai memasuki tahapan New Normal di mana suatu tatanan kebiasaan dan perilaku hidup bersih untuk beradaptasi dengan COVID-19 dan memulai kehidupan normal yang baru. Meskipun, data kasus COVID-19 masih terus bergerak naik.

Kondisi ekonomi yang dianggap sudah mengkhawatirkan dan berpotensi akan membahayakan nasib para pekerja, meningkatkan angka kemiskinan, dan menurunkan pendapatan negara dinilai menjadi alasan dasar pemerintah menerapkan New Normal.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memperkirakan Industri Penerbangan dan Perhotelan butuh waktu lebih panjang hingga dua tahun untuk dapat kembali ke kondisi normal.
“Jadi memang airlines kalau kita lihat Perhotelan ini memang mungkin akan lebih butuh waktu yang lebih panjang mungkin 1-2 tahun,” kata Tim Asistensi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Raden Pardede dalam diskusi daring, Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Menurut Pardede, perlu memulihkan kepercayaan masyarakat terutama terhadap Industri Penerbangan yang kapasitasnya belum bisa kembali normal.

“Industri airlines ini akan repot sekali dari sisi penerimaan mereka penjualan mereka Jadi yang sebelumnya nya kapasitas dari pesawat 100 orang mungkin menjadi 50 orang jadi ini akan berpengaruh terhadap income mereka,” lanjutnya

Tak hanya itu, untuk melakukan penerbangan dari destinasi satu ke lainnya juga tetap perlu memenuhi persyaratan yang tidak mudah.

“Persyaratan untuk kita berangkat dari satu destinasi destinasi yang baru juga tidak mudah sangat berat sekali,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


× 8 = seventy two