Saham Eastparc Hotel (EAST) Resmi Melantai di Bursa dan Melesat 49,62%

Pelatihanperhotelan – Emiten perhotelan PT Easparc Hotel Tbk (EAST) hari ini perdana mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saat perdagangan perdana, saham EAST melejit 49,62% atau 67 poin menjadi Rp 200 per saham.

Emiten baru ini adalah perusahaan dari sub-sektor perhotelan asal Yogyakarta. EAST menawarkan sebanyak-banyaknya 412,63 juta saham atau 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh.

EAST menetapkan harga penawaran sebesar Rp 133 sehingga dana segar yang akan diperoleh setelah IPO sebesar Rp 54,88 miliar. EAST menggandeng PT UOB Kay Hian Sekuritas (AI) selaku penjamin pelaksana emisi efek.

Bersamaan dengan saham yang diterbitkan, EAST menawarkan waran seri I dengan kode EAST-W sebagai pemanis sebanyak 412,63 juta. Jumlah itu sekitar 11,11% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran EAST-W sebesar Rp 190 per waran.

Waran tersebut dapat dieksekusi oleh investor selama masa berlaku pelaksanaan yakni enam bulan setelah IPO atau mulai 9 Januari 2020 dan akan berakhir pada 8 Juli 2022.

Presiden Direktur EAST Khalid bin Omar Abdat menyatakan, langkah untuk go public merupakan rencana strategis Eastparc meningkatkan kapasitas pendanaan dan tata kelola perusahaan yang lebih baik.

“Saham EAST juga mendapat respons yang sangat baik dari publik dengan mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribed 4,51 kali dati total saham yang ditawarkan,” kata Khalid saat di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/7).

Khalid menjelaskan lebih lanjut dengan adanya kelebihan permintaan tersebut, saham EAST dapat permintaan 363,26 kali dari alokasi penjatahan terpusat.

Dana perolehan IPO akan diserap untuk ekspansi yakni sebesar Rp 115 miliar digunakan untuk membangun satu unit hotel baru bernama Eastparc Express di Yogyakarta. Hotel dengan peringkat bintang empat ini akan dibangun di atas tanah seluas 1.210 meter persegi (m²) dengan luas bangunan mencapai 9.509 m².

Nantinya, hotel yang akan dibangun itu diproyeksikan akan memiliki 150 kamar. Saat ini Eastparc memiliki satu hotel bintang lima yang berlokasi di Yogyakarta. Hotel itu disebut memiliki 189 kamar dengan masing-masing kelas.

Head of Investment Banking PT UOB Kay Hian Sekuritas, John Octavianus menyatakan, selain manajemen yang berpengalaman, EAST memiliki tata kelola perusahaan yang baik.

“Potensi pariwisata Yogyakarta sebagai daerah destinasi wisata terfavorit kedua setelah Bali akan mendukung rencana pengembangan Hotel Easparc Express untuk meningkatkan fasilitas MICE (Meeting Incentive Conference Exhibition) yang dimiliki EAST,” tutupnya.